Mau Cari Apa, Cari DSINI YA?

Wednesday, August 27, 2008

Low Profile



Jika kita ndak ada SEMANGAT pasti akan Kalah

Jika kita ndak ada KONSNTRASI pasti akan TAK TERARAH

Jika kita ndak ada KOMITMEN pasti akan MENYIMPANG

Jika kita ndak ada KEMAJUAN berarti kita RUGI


SO... MUST BE CHANGE!

GO...GET SUCCESS

========================Republik SONOVA 28-08-2008

Labels:

Memahami 9 Aspek Penting Sebelum Memulai Usaha

Memulai bisnis bagi kebanyakan orang bukanlah hal yang mudah. Hal yang klasik, banyak pertimbangan di sana sini sehingga tak jarang membuat orang urung memulai bisnis. Semestinya memulai bisnis tidak menjadi salah satu sumber ketakutan bagi setiap orang. Untuk menghilangkan ketakutan dalam memulai bisnis, seseorang bisa membuat persiapan bisnis yang matang sehingga dapat menjalaninya dengan optimistis.
Salah satu seminar Gerald Abraham salah seorang penasehat bisnis pada sebuah firma hukum, juga pemilik dan direktur sebuah konsultan keuangan di tahun 2006, berisi tentang menjadi sukses dengan memahami 9 aspek penting sebelum memulai usaha.
1. Memahami konsep produk atau jasa secara baik
Sebelum memulai suatu usaha maka hal yang terpenting adalah pemahaman kita akan konsep produk atau jasa yang akan menjadi bisnis inti. Kita perlu memahami bukan hanya secara teknis produksi tetapi juga pasar dan prospek mulai daripada lingkungan yang terkecil kepada lingkungan yang terbesar. Dalam topik ini dibahas secara menyeluruh aspek-aspek yang penting dalam melakukan analisa atas kelayakan dan prospek produk termasuk produk-produk yang sama sekali baru dengan melihat sisi human behavior, kebutuhan pasar dan lainnya.
2. Membuat visi dan misi bisnis
Setiap orang yang mau memulai bisnis harus mengetahui visi dan misi yang akan menjadi panduan seseorang untuk tetap fokus kepada tujuan bisnis dan organisasi yang awal. Seringkali suatu usaha pada saat mulai berkembang pada tahap berikutnya mengalami kegagalan karena organisasi tersebut tidak memfokuskan diri kepada peningkatan kemajuan bisnis awal tetapi terlalu banyak mencoba mengembangkan bidang usaha lain yang baru. Dalam topik ini setiap orang akan belajar bagaimana membuat visi dan misi dalam kaitannya dengan latar belakang pribadi dan pengetahuan usaha yang akan anda rintis.
3. Perlunya winning, positive dan learning attitude untuk menjadi sukses
Sikap mental merupakan kunci keberhasilan atas usaha anda selain daripada pemahaman usaha anda. there is no over night success sesuatu yang harus dicamkan daripada setiap calon “entrepreneur” karena dibutuhkan waktu, sikap tidak menyerah, proses belajar secara kesinambunga, dan melihat permasalahan secara positif yang tidak membuat anda menjadi patah semangat namun melihat setiap peluang dan belajar atas setiap kegagalan.Anda akan belajar untuk mengembangkan sikap-sikap diatas untuk menjadi “bisnis entrepreneur” yang sukses.
4. Membuat perencanaan dan strategi bisnis yang efektif akan menghindari usaha daripada risiko bisnis dan keuangan.
Secara statistik hampir seluruh kegagalan bisnis kecil dan menengah disebabkan karena tidak adanya atau kurang efektifnya perencanaan bisnis yang anda buat. Asumsi-asumsi seperti kapasitas produksi, tingkat utilisasi produksi, proyeksi kenaikan harga dan biaya dan aspek lainnya dalam perencanaan bisnis haruslah menggambarkan secara akurat realitas pasar atau praktek yang ada dalam suatu industri. Sistematika perhitungan dan proyeksi pendapatan dan biaya harus dibuat secara tepat sehingga membantu setiap calon pengusaha untuk menghitung secara akurat kebutuhan modal investasi dan modal kerja termasuk struktur biaya untuk persiapan awal, tahap percobaan, produksi secara komersial, inventori, distribusi, pemasaran, administrasi, sumber daya manusia dan juga komponen pendapatan usaha yang terdiri dari pendapatan inti dan tambahan. Pemahaman yang baik atas hal ini juga akan membantu calon entrepreneur untuk dapat mengindentifikasi potensi resiko bisnis, manajemen dan keuangan dan membuat langkah-langkah pengendalian untuk dapat menghindari setiap resiko tersebut.
5. Pengetahuan dasar manajemen, organisasi dan sistem akan menghindari usaha daripada risiko manajemen.
Setiap usaha dari yang paling kecil sekalipun membutuhkan manajemen yang baik untuk memastikan proses pemasaran, produksi, distribusi dan penjualan berlangsung dengan baik. Sistem manajemen yang buruk akan mengakibatkan adanya biaya yang tidak perlu seperti bahan baku yang terbuang, pekerja yang tidak produktif karena pengawasan yang tidak efektif dan deskripsi pekerjaan yang tidak jelas, koordinasi dan komunikasi antar pegawai yang tidak efektif sehingga banyak keputusan yang terlambat, perekrutan pegawai yang tidak efektif sehingga banyak pegawai yang keluar masuk dan membuang banyak waktu dan biaya, pelatihan yang tidak baik sehingga produktivitas pegawai yang rendah dan masih banyak lagi permasalahan organisasi. Dalam topik ini kami akan memberikan pengetahuan dasar dan aspek-aspek yang sangat penting yang harus dipelajari oleh calon bisnis entrepreneur untuk menghindari resiko manajemen yang dapat menyebabkan kegagalan usaha.
6. Optimalisasi sumber daya manusia maka 50% usaha Anda sudah berhasil.
Sumber Daya Manusia atau SDM merupakan salah satu kunci keberhasilan usaha yang sangat penting. Banyak pakar yang menyadari bahwasanya untuk memulai usaha seringkali apabila kita merekrut pegawai yang tepat dan berpotensi sangat baik dapat menutup kelemahan manajemen, organisasi dan sistim dalam jangka pendek. Dengan SDM yang tepat maka kita sudah setengah jalan untuk menjadi sukses. Topik ini akan membantu kita untuk memahami kriteria pegawai yang baik dan sesuai dengan kebutuhan usaha, manajemen SDM secara umum termasuk sistim penilaian kinerja pegawai sehingga setiap pegawai akan merasa puas dan juga bagaimana memotivasi pegawai baik secara psikologi umum maupun dengan sistim insentif untuk mengoptimalkan kinerja pegawai.
7. Mengapa kreativitas, kepemimpinan dan proses pembuatan keputusan sangat penting?
Dalam memulai usaha umumnya setiap calon entrepreneur akan mengalami banyak permasalahan dan krisis. Banyak kegagalan terjadi karena kurangnya kreativitas, kepemimpinan dan pembuatan keputusan yang tepat untuk mencari solusi yang baik. Kreativitas seperti “thinking outbox” atau kemampuan melakukan analisa permasalahan di luar pemahaman yang sudah ada dan mencari alternatif solusi yang kreatif akan sangat membantu usaha anda untuk berhasil. Kreativitas juga akan sangat membantu anda untuk menyesuaikan produk-produk anda agar dapat diterima oleh pasar dan juga melihat berbagai peluang dalam membangun usaha anda. Kepemimpinan sangat penting dalamkrisis untuk membuat setiap pegawai dan semua orang yang terlibat dalam usaha anda percaya bahwasanya anda tidak panik, menjadi tempat last resort solusi atas semua permasalahan dan menjadi panutan. Proses Pembuatan Keputusan akan membantu anda dalam mencari alternatif solusi dan memilih yang terbaik untuk usaha dan organisasi anda. Dalam topik ini anda akan mendapatkan cara-cara mengembangkan kreativitas usaha anda, ciri-ciri kepemimpinan yang cocok dengan latar belakang pribadi anda dan bagaimana proses yang benar dalam membuat keputusan dalam setiap permasalahan.
8. Pengetahuan dasar pengelolaan keuangan dan pembiayaan
Pemahaman atas aspek ini adalah sangat penting dalam perkembangan usaha anda. Seringkali produksi terganggu karena pengelolaan keuangan yang tidak baik seperti kekurangan dana untuk pembelian bahan baku, alat-alat produksi dan lainnya. Dalamtopik ini akan dibahas pengetahuan dasar atas cash flow atau arus kas yang seperti darah dalam tubuh manusia, biaya pendanaan, pembiayaan modal kerja dan investasi, struktur modal, aset perusahaan, penyertaan modal dan lainnya.
9. Pemasaran, pelayanan dan product brand
Pemasaran merupakan ujung tombak keberhasilan penjualan produk atau jasa. Sebaik apapun produk atau jasa tanpa pemasaran yang baik maka akan sangat sukar untuk meningkat penjualan dan keuntungan usaha. Di lain pihak tanpa pelayanan yang baik kepada pelanggan maka akan sangat sukar suatu usaha untuk memperoleh pelanggan yang loyal yang merupakan kunci perkembangan usaha. Dengan pelanggan yang loyal maka pekerjaan pemasaran akan lebih mudah karena pelayanan yang baik akan menciptakan product brand yang baik kepada calon pelanggan baru. Dalam topik ini akan dibahas secera menyeluruh semua aspek penting dalam membuat strategi pemasaran, identifikasi pelayanan yang dibutuhkan pelanggan dan bagaimana menciptakan product brand dan efeknya kepada keberhasilan usaha.

Labels:

Belajar Membuat Proposal Bisnis

Punya ide bisnis bagus untuk dikembangkan, namun tidak memiliki cukup modal untuk memulainya? Salah satu jalan keluarnya adalah mencari pemodal atau investor yang bisa mendanai bisnis. Namun tentu saja membuat orang lain percaya dan tertarik untuk bekerjasama bukanlah hal yang mudah. Calon pebisnis perlu meyakinkan untuk tujuan tersebut.
Proposal bisnis bisa digunakan sebagai salah satu jalan untuk menarik investor. Pada intinya proposal bisnis merupakan penuangan segala pikiran pelaku bisnis tentang rencana bisnisnya ke depan. Lewat proposal bisnis juga calon pebisnis menyatakan tujuan, visi dan misi dari bisnis yang akan dijalankan. Harapannya tidak lain adalah, pemodal atau investor sepaham dengan tujuan, visi dan misi bisnis yang akan dijalankan, sehingga tergerak untuk mendanai bisnis.
Tapi tentu saja, membuat proposal bisnis yang baik dan menarik bukanlah hal yang mudah. Mau tidak mau calon pebisnis harus mempelajari terlebih dahulu teknik penulisan proposal yang baik dan benar serta menarik. Berguru pada yang pebisnis lain yang telah sukses, atau rajin membaca literatur tentang menyusun proposal bisnis bisa dijalankan. Banyak buku bacaan saat ini membahas topik tersebut.
Menyusun proposal yang baik, semestinya calon pebisnis menyesuaikan isinya dengan pembaca yang dituju (dalam hal ini investor). Dengan kata lain, calon pebisnis menguasai dengan baik kemudian memaparkan di dalam proposal tersebut tujuan penulisan. Untuk mencapai keinginan, mengetahui karakteristik calon investor yang dituju akan sangat membantu tercapainya tujuan pembuatan proposal.
Isi proposal bisnis disesuaikan dengan tujuan pembuatannya. Namun setidaknya ada beberapa hal yang tidak boleh terlupakan dalam membuat proposal. Diantaranya judul proposal, ringkasan proposal usaha, analisis pasar, aspek produksi, rencana pemasaran, dan rencana keuangan. Selain itu pada bagian khusus, bisa dijadikan bab lampiran, dimuat juga struktur organisasi atau manajemen, surat ijin usaha jika ada, dan gambar-gambar foto pendukung.
Semakin baik dan benar serta menarik susunan proposal, akan semakin besar kesempatan calon pebisnis bisa menggaet investor. Dan jika telah mahir membuat proposal bisnis, jalan untuk merentas kerjasama bisnis dengan berbagai pihak pun akan semakin terbuka. Karena menjaring investor hanyalah satu dari beberapa tujuan dibuatnya proposal bisnis. Selain untuk kepentingan menarik investor, proposal juga bisa digunakan untuk menarik pihak lain bekerjasama untuk kepentingan bisnis. (SH).

Labels:

MENGAPA MASIH BEKERJA?

”Ambillah pekerjaan yang Anda cintai, dan Anda tidak akan (merasa) bekerja seumur hidup.”~ Harvey Mackay

”Sejumlah orang berhasrat besar untuk menjadi kaya raya agar bisa mengalami kebebasan finansial, tidak lagi harus bekerja untuk menafkahi hidup keluarganya. Mereka ingin berhenti bekerja, kalau mungkin pensiun dalam usia muda. Lalu, mengapa sejumlah orang yang sudah sangat kaya justru masih rajin bekerja keras?” tanya saya kepada sejumlah kawan.

”Mungkin karena mereka belum merasa cukup kaya,” kata Iin.
”Atau mereka menjadi semakin serakah,” jawab Toni.
”Yah sekadar mengisi waktu saja,” kata Herlina.
”Yang saya tahu kebanyakan orang kaya memang tetap bekerja keras,” ujar Didi.
”Boleh jadi mereka sudah kecanduan kerja, workhaholic,” jelas Diah.
”Karena hanya dunia kerja yang mereka kenal,” kata Rudy.
”Kerja itu kan bisa diniatkan untuk ibadah juga,” gagas Yuyun.
”Mungkin itu justru ciri khas orang kaya yang sesungguhnya,” ujar Lilik.
”Saya kira, kalau sudah kaya raya tapi tetap rajin bekerja keras, itu terkait dengan etos kerja mereka. Mereka merasa pekerjaannya sebagai rahmat, cocok dengan panggilan hidupnya, dan bekerja itu nikmat bagi mereka,” papar Dewi.
”Lagi pula kalau tidak bekerja, lalu ngapain?” kata Indra.



***
Charles Schwab, tokoh legendaris dalam industri baja di Amerika Serikat, pernah mengatakan, ”Barangsiapa yang tidak bekerja demi cintanya pada pekerjaan itu, melainkan hanya untuk mendapatkan uang semata, maka pekerjaan itu tidak akan menghasilkan uang ataupun kebahagiaan dalam hidupnya.” Ia mungkin benar. Berbagai studi mengenai orang kaya menunjukkan bahwa kebanyakan orang kaya memilih pekerjaan yang disukai dan dicintainya. Walau awal keterlibatan mereka dalam pekerjaan atau bisnis tersebut bisa juga karena ”terpaksa” atau ”kebetulan”, tetapi kemudian mereka mampu menumbuhkan rasa cinta terhadap bisnis dan pekerjaannya itu. Hal ini membuat mereka bertahan mengerjakan bisnis atau pekerjaan yang sama selama bertahun-tahun, mempelajarinya dengan saksama, sehingga menjadi ahli dalam soal tersebut.
Seperti pengalaman Martin J. Grunder, Jr seorang pebisnis di Dayton, Ohio, Amerika. Sejak remaja ia sangat tertarik pada soal memotong rumput dan menata pekarangan belakang rumah orangtua dan kerabatnya di Ohio Selatan. Lalu, ketika mulai kuliah, ia memutuskan untuk mendirikan perusahaan pertamanya Grunder Landscaping Company. Modalnya waktu itu adalah sebuah mesin pemotong rumput seharga 25 dolar AS yang dibeli dari toko loak (barang bekas). Selama lima tahun pertama, usahanya tidak mengalami perkembangan yang berarti, bahkan akuntannya menyarankan agar ia menutup saja usaha tersebut. Tetapi, Grunder maju terus. Pada tahun terakhir kuliahnya, perusahaan Grunder telah bernilai 300.000 dolar dan kisahnya dimuat di The New York Times. Dan, pada tahun 2003 Grunder Landscaping memiliki lebih dari 40 pegawai profesional dengan omzet tahunan 3 juta dolar. Ia menerima tak kurang dari 30 penghargaan lokal maupun nasional atas usaha yang dilakukannya. Dan yang paling menarik adalah ia dengan tegas mengatakan, ”... saya sangat mencintai pekerjaan saya, dan saya tak keberatan untuk bangun setiap pagi dan berangkat bekerja. ..., saya selalu mencintai pekerjaan saya. Yang saya lakukan adalah hal-hal yang memang saya cintai, jadi mudah bagi saya untuk maju.”
Memilih untuk melakukan apa yang memang disukainya, itulah benang merah yang juga akan kita temukan ketika membaca riwayat hidup orang-orang super kaya dari industri dotcom, seperti Bill Gates, Larry Allison, Jeff Bezos, Steve Jobs, dan Michael Dell. Mereka mencintai apa yang mereka kerjakan, dan karena itu mereka mengerjakan dengan gegap gempita. Halangan dan hambatan justru menjadi pemicu gairah, menjadi tantangan yang mengundang untuk ditaklukkan. Antara ”bekerja” dengan ”bermain” menjadi sulit dibedakan. Namun, yang juga sangat penting adalah mereka bisa membuat pekerjaan yang disukainya itu mendatangkan keuntungan dan penghasilan yang luar biasa bagi dirinya.

Di Indonesia, kalau kita mau berbincang soal industri jamu, temuilah Irwan Hidayat yang mempopulerkan jargon ”Orang pintar minum tolak angin”. Dengan segera kita akan merasakan bahwa ia sangat mencintai dunia yang digelutinya itu. Dengan fasih ia akan menuturkan sejarah dunia perjamuan, tantangannya di masa lalu dan saat ini, serta sejumlah rencana yang ingin segera ia laksanakan. Atau, dengarkanlah apa yang sering kali dibicarakan oleh pebisnis sukses macam Jakob Oetama, pendiri dan pemimpin Kelompok Kompas Gramedia. Kita akan segera maklum mengapa ia gigih mempertahankan bisnis di seputar soal media cetak, toko buku, percetakan, penerbitan, televisi, perhotelan, dan sejumlah usaha lain yang menopang proses pelestarian dan pengembangan kebudayaan Indonesia. Dan, bila kita sempat mempelajari kiprah pebisnis bernama Djoenaidi Joesoef, pendiri dan pemilik kelompok bisnis Konimex, kita juga akan tahu bahwa ia mencintai bidang kefarmasian sejak masih sangat muda. Ia terlibat dalam sejumlah proses peracikan obat-obat yang kemudian menjadi sangat terkenal di negeri ini.
Demikianlah orang-orang kaya, terutama yang merupakan generasi pertama—pendiri dan sekaligus pemilik—meraih kemapanan secara keuangan karena menekuni bidang pekerjaan yang mereka cintai sungguh-sungguh. Awalnya ada yang merasa ”terpaksa”, atau sekadar ”kebetulan”, tetapi ada juga yang memilih dengan sadar dan sengaja. Apa pun awalnya tidaklah penting. Yang penting mereka berhasil menumbuhkan kecintaan terhadap pekerjaan dan bisnis yang ditekuninya. Dan rasa cinta yang besar membuat mereka tidak keberatan untuk selalu bangun pagi. Dengan senang hati mereka bekerja keras sepanjang hari selama bertahun-tahun (sebenarnya mereka tidak pernah merasa ”bekerja keras”, sebab yang dilakukan adalah apa yang memang ”disukai”). Dan dengan gembira pula mereka menuai buah-buah kerja kerasnya dalam bentuk pundi-pundi kekayaan yang luar biasa.
Jadi, mengapa orang-orang yang sudah sangat kaya raya masih saja suka bekerja keras? Karena, mereka mencintai pekerjaan mereka. Karena pekerjaan itu memberikan gairah hidup bagi dirinya. Karena, pekerjaan itu telah menjadi habitus, menjadi bagian dari nafas hidupnya. Karena, pekerjaan itu mereka anggap mulia. Karena, mereka tidak lagi bekerja untuk memperoleh uang, tetapi untuk memperoleh hal-hal yang tidak bisa dibeli dengan uang (cinta, kemuliaan, kehormatan, dsb).
Oprah Winfrey, perempuan kulit hitam paling kaya dan paling berpengaruh itu, pernah berkata, ”Jika Anda telah menemukan pekerjaan yang bersedia Anda kerjakan sekalipun imbalannya tidak besar, maka Anda sudah berada di jalan menuju keberhasilan.” Demikiankah?[aha]


www.pembelajar.com

Labels:

POAC

Aturan main ini memang sangat ampuh, coba saja diterapkan dalam sebuah strategi nilai juang yang Anda alami, baik dalam merencanakan sesuatu atau dalam menginginkan sesuatu yang ingin kita capai . Lebih lengkapnya :

P : Planning
O : Organizing
A : Actuiting
C : Controlling

####Dari kita merencanakan, kemudian Mengorganisasikan, kemudian Kita beraksi dengan pengontrolan yang baik, maka hal itu akan mudah kita terapkan sebagai langkah kita berpijak dan hasilnya bisa MAXIMALL (powerfull, katakanlah demikian)

Coba saja diterapkan !

Labels:

SMART WORK

Bekerja memang menjadi kebiasaan kita, baik sedikit maupun banyak, kita tentunya disudutkan dengan apa yang namanya bekerja (memang kelihatannya dikaitkan dengan AKTIVITAS). Maka perlu dipikirkan lagi dan dikaji lebih dalam mengenai hal ini.
HARD WORK : Kita bekerja keras

atau

SMART WORK : Kita bekerja "cerdas"
pilih mana ?
==========================================Republik Sonova 270808

Labels:

Saturday, August 23, 2008

Kata Mutiara

Sejauh mana anda memahami kata:

BELAJAR TENTANG
dengan
BELAJAR

Kata yang #1 : Kita belajar baru dalam tahap mengenalnya saja belum mempraktekkannya secara langsung, dan tahap inilah kita biasanya terjebak.
(contoh : Belajar tentang Sepeda, maksudnya : kita belajar tentang sepeda, misal mempelajari bagaimana cara menggunakan sepeda, hal ini berwujud dalam media pembelajaran kita bisa melalui buku, video, atau hanya dalam bentuk bimbingan dari orang untuk mempelajari cara menggunakan sepeda) PERTANYAAN KRITAS : Kalo begitu, kapan kita Belajar nya sungguhan?
Kata yang #2 :Kita memang sudah dalam tahap belajar sesungguhnya, karena kita memang menekuni dan memahami untuk benar-benar dapat mempraktekkannya.
(contoh : Belajar Sepeda , maksudnya : kita belajar sepeda sungguhan, mulai dari cara belajar mengayuh dan ini memang nyata dilakukan dengan media sepeda secara langsung)

Nah sejauh mana kalau begitu pembelajaran ANDA terhadap ilmu yang dipelajari sejauh ini, jangan-jangan malah terjebak dalam "BELAJAR TENTANG" saja. so RENUNGKANLAH



inspirasi ini berasal dari Andreas Harefa, dalam bukunya yang ku baca

Labels:

Koleksi BUKU


Jaman dulu berbeda dengan Jaman sekarang ini.

Segala kecanggihan banyak kita jumpai . . . .?!?

Terkadang kita menyebutnya dengan segala praktek "instant" cepat-praktis itulah Keren-nya.


Tak ketinggalan dengan namanya lembaran kertas yang terbalut dalam sebuah jilid bernama BUKU, juga mengalami hal serupa (dalam arti banyak buku yang serba digital, istilahnya e-book atau semacamnya) mulai yang berformat file *.pdf atau yang lain.

Tapi terkadang manusia merasa kesulitan untuk hanya sekedar membacanya(menggunakan alat untuk menampilkannya) karena tidak semua orang punya. Walau dermikian kedudukan BUKU yang berupa lembaran kertaslah yang menjadi incaran atau serbuannya.


Dan itu terbukti buku dapat menjadikan sumber inspirasi !

Dapat menjadi teman setia dikala kita sendiri

Dapat merubah pola-pikir kita

Dapat mendewasakan kita

serta dapat . . . . . . yang bermanfaat bagi kita



YANG JELAS buku dalam bentuk apapun (dalam bentuk fisik/digital ) tidak masalah, yang terpenting SEKARANG ini juga untuk mulai merenungkan untuk menciptakan PERPUSTAKAAN pribadi/keluarga sebagai bentuk kepedulian dan ketertarikan KITA terhadap ilmu. okey..........



#setelah kita mendapatkan ilmu dari buku, segeralah untuk mengamalkannya atau bisa juga dan boleh sekali mengajarkannya kepada orang lain#

Labels:

Tips Kualitas HP lewat IMEI

Mengetahui Kualitas Ponsel dari Nomer IMEI

1.Check no. IMEI dengan menekan *#06#
maka akan muncul no. IMEI tersebut
2.Perhatikan angka ke-7 & ke-8
3.Jika angka ke-7 & ke-8 adalah 20 atau 02, ponsel dibuat di ASIA dengan kualitas yang jelek.
4.Jika angka ke-7 & ke-8 adalah 80 atau 08, ponsel dibuat di JERMAN dengan kualitas yang tidak terlalu jelek.
5.Jika angka ke-7 & ke-8 adalah 10 atau 01, ponsel dibuat di FINLANDIA dengan kualitas bagus.
6.Jika angka ke-7 & ke-8 adalah 00, ponsel dibuat di PRANCIS dengan kualitas terbaik dunia.
( sumber : tabloid Phone3 edisi 81 )

Republik Sonova, 22 Agustus 2008

Labels:

Friday, August 22, 2008

BERGEGAS HARUS TERGESA JANGAN

Coba perhatikan kata dibawah ini :

"BERGEGAS HARUS TERGESA JANGAN"
itu artinya :
Kita itu harus melakukan sesuatu dengan segera ( Gek CEkat-CekeT = istilah JAWAnya ) tapi walau demikian, jangan dilakukan dengan TerGESA-GESA ( keburu-buru )

Labels:

Thursday, August 21, 2008

KEJUJURAN

Dalam Suatu makna, "SUKSES" :
1. JUJUR
2. PROFESIONAL
-puas / tidak kecewa
-inovatif

JUJUR itu sendiri meliputi :
a. ketepatan dalam menepati janji
b. manajemen waktu
c. punya fakta & data yang jelas
d. terbuka
e. kemampuan mengevaluasi
f. rasa tanggung jawab
g.pantang putus asa

Labels:

Rumus A+B+C+D

Sebuah keajaiban, jika kita perhatikan sadar atau tidak?
Rahasia yang tersirat dalam sebuah Judul diatas
sangatlah dahsyat. .!

Karena didalamnya mempunyai arti & makna :
A=Alat
B=Bekerja
C=Cita-Cita
D=Do'a

Suatu yang mesti kita lakukan, baik dalam kondisi, situasi dan aktivitas untuk mencapai sebuah kata, yaitu KESUKSESAN. So, hal tersebut secara ringkas terpancar sbb :
A+B+C+D = KESUKSESAN ( ingat ya ; > )

Labels: